Headline News

Bandung Raya

Nasional

Hot News

Selasa, 25 Januari 2022

Fokus Program Yana Di Sisa Masa Jabatnnya

BANDUNG - Pada Monitoring dan Evaluasi Triwulan IV tahun 2021 di Taman Konservasi Tegalega, Selasa, 25 Januari 2022, Plt. Wali Kota Bandung membahas mengenai program-program yang akan difokuskan di sisa masa jabatannya.

"Di sisa waktu ini, saya ingin memenuhi janji politik dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dari saya dan almarhum. Semoga kita bisa bekerja dengan efektif dan efisien," ungkap Yana.

Untuk menyelesaikan janji politiknya, Yana mengungkapkan, Pemkot Bandung juga sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat. Inovasi yang berasal dari masyarakat bisa distimulasi melalui Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK).

"PIPPK itu sebagai stimulan untuk membangun gotong royong di masyarakat. Sehingga, warga harus bisa berinovasi. Kita yang fasilitasi stimulannya, masyarakat yang mengembangkannya," ujar Yana.

Beberapa program prioritas yang ingin difokuskan Yana antara lain infrastruktur, penyediaan ruang-ruang publik, dan pengolahan sampah.

Data Dinas Lingkungan Hidup selama tahun 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah meluncurkan 803 unit bank sampah yang tersebar di 30 kecamatan se-Kota Bandung.

"Meski memang dari 10 program, sembilan di antaranya sudah memenuhi target, dan satu lagi masih belum terpenuhi. Yakni pada sistem pengelolaan dan prasarana persampahan. Itu baru tercapai 90 persen," papar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dudy Prayudi.

Selain pengelolaan sampah, janji politik lainnya dari Pemkot Bandung yakni gratis biaya pemakaman bagi warga tidak mampu.

Kepala Dinas Penataan Ruang, Bambang Suhari mengatakan, berdasarkan Perwal No. 795 tahun 2018 tentang Pembebasan Retribusi Pelayanan Pemakaman bagi Warga Kota Bandung yang Tidak Mampu.

"Target tahun 2021 sebanyak 1.011 warga, alhamdulillah telah terealisasi 100 persen," ujar Bambang.

Sedangkan untuk janji politik terkait fasilitas publik, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Didi Ruswandi menyampaikan, pencapaian target janji politik pemkot Bandung pada program saluran retensi, pembangunan fly over dan fasilitas disabilitas di ruang publik telah tercapai sekitar 90 persen.

"Untuk satu unit kolam retensi Bima, sampai saat ini sudah mencapai 80 persen. Sedangkan pada program pembangunan fasilitas disabilitas di semua ruang publik, dari target 9 ruang, telah tercapai 68 ruas. Meski begitu, kami tetap akan memantau fasilitas lain yang belum dibenahi," tutur Didi.

Pemkot Bandung Serahkan Sertifikat Tanah di Sukasari

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung bersama Kantor Pertanahan Kota Bandung menyerahkan 713 bidang tanah di Kecamatan Sukasari secara bertahap. Sampai saat ini baru 134 bidang tanah yang tersampaikan kepada masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana didampingi Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung, Andi Kadandio Aleppudin menyerahkan secara simbolis kepada masyarakat yang memiliki hak atas tanah sebagai kepemilikannya, di Hotel Summer Hill, Selasa 25 Januari 2022.

"Kami (Pemkot Bandung) mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kantor Pertanahan yang membantu kami untuk memberikan kepastian hukum terhadap tanah atau rumah yang selama ini ditempatkan oleh masyarakat, " tutur Plt, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana pada acara Penyerahan Sertifikat Hasil Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari BPN Kota Bandung kepada warga Kecamatan Sukasari.

Menurut Yana, dengan diberikannya sertifikat tersebut sebagai kepastian hukum atas tanah yang ditempati masyarakat tersebut.

"Seluruh persyaratan lengkap. Bahwa dengan diberikannya hak milik sertifikat ini, memberikan kepastian hukum tanah ditempatkan ini memang betul adalah hak miliknya," tutur Yana.

Pemberian sertifikat tersebut, imbuh Yana, juga sebagai ikhtiar pemerintah dalam upaya pemilihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

"Ikhtiar kita dalam pemulihan ekonomi pandemi Covid-19. Jadi apabila masih ada saudara atau tetangga yang belum punya (sertifikat) segera ajukan melalui aparat di kewilayahan," ujarnya.

Sementara itu, Camat Sukasari, Sarjani Saleh menyampaikan, target pendaftar di wilayahnya mencapai 713 pemohon, dan sampai saat ini yang akan diserahkan sebanyak 134 bidang.

"Tentu sisanya kita upayakan secara bertahap terus berkoordinasi dengan kantor Pertanahan," katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung, Andi Kadandio Aleppudin mengatakan, kekompakan menjadi hal utama untuk menyukseskan mencapai target yang diharapkan.

"Jika ada lagi (yang belum mendaftar) tinggal didaftarkan. Ini harus kompak sehingga dimanfaatkan dan dikelola dengan baik," ujarnya.

Ia pun mengimbau kepada aparat kewilayahan untuk terus mendata masyarakat yang belum terdaftar, agar segera dibantu untuk mendapatkan haknya.

"Ini (sertifikat) sebagai bukti penting. Kita himbau RT juga RW yang belum. Kita harap Kota Bandung sebagai kota lengkap pertama di Indonesia," tuturnya.

Salah seorang Warga Sukasari, Ai Sutarna mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan hak masyarakat saat ini.

"Terima kasih kepada pemerintah, akhirnya saya memiliki hak yakni sertifikat. InsyaAllah akan dimanfaatkan sebaik mungkin dan dijaga," katanya.

Sambut Imlek, Sejumlah Vihara Kota Bandung Mulai Bersiap

BANDUNG - Tahun Baru Imlek tinggal menghitung hari. Sejumlah rumah ibadah di Kota Bandung bersiap menyambut perayaan penting tersebut, salah satunya Vihara Dharma Ramsi.

Saat dikunjungi Humas Bandung pada Selasa, 25 Januari 2022, nampak pengurus dan relawan sedang menata ulang vihara tertua di Kota Bandung ini. Sebagian dari pengurus nampak sedang mengecat dinding vihara dan membersihkan altar yang berjumlah 28.

Asikin, seorang pengelola sekaligus relawan di Vihara Dharma Ramsi menyebut hari ini, Selasa 25 Januari 2022 jadi hari pertama persiapan Tahun Baru Imlek di tempatnya. Persiapan akan berlangsung selama enam hari sampai 31 Januari mendatang.

"Persiapan sudah 80 persen. Sekarang kita membersihkan altar dan juga mengecat dinding," ujar Asikin.

Di sisi lain, produksi lilin Imlek sudah berjalan sejak 6 bulan lalu. Sekitar 260 batang lilin sudah selesai diproduksi dan nampak terpanjang di area Vihara Dharma Ramsi.

Sebanyak 260 lilin tersebut terdiri dari 60 batang lilin besar dengan bobot sekitar 100 kilogram (30 pasang), lalu 100 batang lilin sedang dengan bobot sekitar 50 kilogram (50 pasang), serta sekitar 100 batang lilin kecil dengan bobot 25 kilogram (50 pasang).

"Kalau produksi lilin sudah lama. Sudah berlangsung sejak enam bulan lalu. Produksinya pun sesuai pesanan saja," ucap Asikin.

Terkait pelaksanaan ibadah di Tahun Baru Imlek, Asikin menjelaskan, saat ini Vihara Dharma Ramsi menerapkan protokol kesehatan ketat, termasuk pembatasan umat yang beribadah.

Selain itu, ia menyebut umat yang hendak melaksanakan sembahyang, khususnya pada Tahun Baru Imlek, harus sudah melakukan vaksinasi.

Di depan pintu Vihara juga terdapat pemindai Peduli Lindungi untuk mengecek status vaksinasi umat yang hendak beribadah. Persiapan lainnya berupa pengawas yang mengatur ritme dan evakuasi selama ibadah berlangsung.

"Sebelum pandemi, kapasitas vihara mencapai 200. Kini dibatasi menjadi 30 dan proses ibadah dilakukan per sesi alias bergiliran," terangnya.

Saat ditanya tema Imlek tahun ini, Asikin mengembalikan lagi pada filosofi yang terpampang di depan pintu vihara. Filosofi tersebut bermakna negara aman dan rakyat sejahtera.

"Di semua vihara ada filosofi ini. Harapannya semua kita bisa maju. Kalau negara aman, rakyat sejahtera, semuanya jadi tenang," tuturnya.

Sebelumnya Humas Bandung juga berkunjung ke Vihara Tanda Bhakti yang terletak tidak jauh dari Vihara Dharma Ramsi. Di sana, persiapan Tahun Baru Imlek pun mulai dilakukan.

Beberapa pengurus vihara nampak membersihkan altar dan area vihara. Ada juga yang menata beberapa sudut vihara agar tampak rapi.

Heny selaku Pemimpin Ibadah di Vihara Tanda Bhakti menjelaskan, ibadah menjelang Tahun Baru Imlek bakal digelar pada malam hari jelang tahun baru, atau tepatnya jatuh pada 31 Januari 2022 mendatang.

"Tahun Baru Imlek kali ini diharapkan jadi momentum penguat toleransi dan kerukunan umat beragama. Dua hal ini merupakan modal besar yang dimiliki Indonesia untuk menjadi bangsa yang kuat," ucap Heny.

Olahraga

Mancanegara

Top 5

 
Copyright © 2016 www.sisiberita.com | Mengupas Tuntas, Akurat Menyajikan Sisi Berita
Design by FBTemplates | BTT