Headline News

Jumat, 12 Juli 2019

Bersih dari Ganjalan Kasus, bjb Berkontribusi Kepada Masyarakat


BANDUNG, SIBER - PT Bank Jabar & Banten (bank bjb) sebagai BPD nomor satu di Indonesia berkomitmen meningkatkan kinerja dan kualitas perbankannya. Sejalan dengan hal ini, bank bjb juga berkomitmen untuk memberikan kontribusi lewat sejumlah program kegiatan sosial yang bermanfaat secara luas.

Salah satu program kegiatan sosial yang dilakukan bank bjb adalah khitanan massal yang berlangsung di Gedung Olah Raga bank bjb, Jalan Naripan, Kota Bandung pada Rabu (3/7/2019). Diketahui, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 200 orang peserta.

Tak hanya itu, bank kebanggaan masyarakat Jawa Barat dengan catatan tanpa kasus dan korupsi ini juga telah memberikan santunan kepada 1.580 anak yatim, bantuan renovasi rutilahu, beasiswa kepada para siswa kategori tidak mampu yang berstatus anak dari Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan I dan bantuan berupa renovasi panti asuhan salah satunya yaitu Panti Asuhan Muhammadiyah dan Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Al-Hilal pada bulan Mei 2019 lalu.

Menurut Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb M. As’Adi Budiman bentuk kontribusi kepada masyarakat merupakan pengejewantahan dari visi perbankan sebagai agen perubahan nasional. bank bjb sadar betul  bahwa perubahan besar tak mungkin diciptakan tanpa dimulai dengan langkah kecil.

"Bank bjb selalu menyertakan semangat visi perubahan ke arah lebih baik dalam setiap program yang dikeluarkan. Kami meyakini, percikan nilai positif yang dipancarkan dalam suatu tindakan akan memberi dampak yang juga positif kepada masyarakat maupun perusahaan," jelas Adi.

bank bjb berharap sejumlah kegiatan sosial tersebut mampu memberi keberkahan dan dampak positif kepada perseroan. Sebagai agen perubahan nasional dengan kinerja positif tanpa kasus korupsi dan isu miring, langkah yang dilakukan bank bjb juga diharapkan bisa menginspirasi berbagai pihak untuk melakukan hal serupa yang bermanfaat bagi masyarakat secara luas. Red


Renungan ""

"Dan orang-orang yang apabila melakukan kejahatan atau mengianiaya dirinya sendiri, mereka lalu ingat kepada Allah, kemudian memohonkan pengampunan kerana dosa-dosa mereka itu. Siapakah lagi yang dapat mengampuni dosa-dosa itu selain Allah? Dan mereka tidak terus-menerus mengulangi perbuatan yang jahat itu, sedang mereka mengetahui." (QS. Ali-lmran: 135)
 
Copyright © 2016 www.sisiberita.com | Mengupas Tuntas, Akurat Menyajikan Sisi Berita
Design by FBTemplates | BTT