Headline News

14 Maret 2020

"Safa Hand Sanitizer", Produk Tefa SMKN 7 Bandung untuk Kesehatan Masyarakat


Bandung, SIBER - Mencegah lebih baik daripada memakan. Kalimat tersebut menjadi semboyan di dunia kesehatan. Mengingat pentingnya menjaga kesehatan, masyarakat diimbau selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) agar terhindar dari penyakit.

PHBS dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Salah satunya, bebas kebersihan tangan. Selain mencuci tangan dengan benar, salah satu cara untuk membersihkan tangan, yaitu menggunakan pembersih tangan Mengutip dari doktersehat.com, pembersih tangan

Dirancang untuk membunuh kuman dan mikroorganisme berbahaya hingga 99,9%. Ini efektif bila dilakukan dengan benar dapat mencegah infeksi dan terhindar dari berbagai penyakit. Selain itu, bentuknya yang kecil memungkinan dibawa ke mana saja karena sangat fleksibel.

Melihat segudang Manfaat tersebut, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Bandung membuat terobosan dengan memproduksi pembersih tangan sendiri sejak 2012. Melalui mata-mata produk kreatif dan kewirausahaan (PKK) yang diaplikasikan melalui  pabrik pengajar di sekolah serta ditunjang dengan bantuan logistik yang diperlukan, proses membuat pembersih tangan pun menjadi lebih mudah.



Kepala SMKN 7 Bandung, Deudeu Mulyati mengatakan, produk tersebut telah melalui berbagai penelitian kesehatan sehingga aman digunakan dan sesuai dengan standar industri. Selain itu, dengan kompetensi keahlian farmasi yang dimiliki guru dan siswa, membuat produk bernama "Pembersih Tangan Safa" yang dikerjakan oleh ahlinya.

"Pembuatan ini menggunakan ilmu yang sesuai dengan kompetensinya. Jadi, bahan dan zat yang digunakan sesuai takarannya dan bermanfaat sesuai kegunaannya," tutur Deudeu saat ditemui di sekolah, Jln. Sokearno Hatta No. 156, Kota Bandung, Jumat (13/3/2020).

Deudeu mengaku, dengan merebakya kasus penyebaran Covid-19 dan masifnya imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk menerapkan PHBS, permintaan terhadap produknya semakin meningkat. Namun, ia menyetujui, pihaknya sama sekali tidak membuat produknya sebagai kepentingan untuk mendapatkan keuntungan. Produk ini dijual terbatas, untuk masyarakat di lingkungan sekolah dan lingkungan sekitar.

"Kita hanya ingin membantu sesama kita. Dengan semampu dan dengan cara kita sendiri untuk memberi manfaat kepada sesama karena ini mendukung kesehatan masyarakat," terangnya.

Salah seorang siswa, Sania Agustina menyambut bangga karena produk yang ia dan teman-teman buat, bisa bermanfaat bagi masyarakat. "Bangga can bantuin buat Produk Sendiri Dan can ngebanggainsekolah also," tutur Siswa jurusan farmasi klinis tersebut.

Menurutnya, kebersihan serbi Memang Hal Utama hearts Menjaga kesehatan. "Kita Memang Harus bersihin serbi Supaya terhindar Dari Bakteri virus Dan Yang ADA di serbi kitd," sebut Siswa Kelas XII inisial. *

Renungan ""

"Dan orang-orang yang apabila melakukan kejahatan atau mengianiaya dirinya sendiri, mereka lalu ingat kepada Allah, kemudian memohonkan pengampunan kerana dosa-dosa mereka itu. Siapakah lagi yang dapat mengampuni dosa-dosa itu selain Allah? Dan mereka tidak terus-menerus mengulangi perbuatan yang jahat itu, sedang mereka mengetahui." (QS. Ali-lmran: 135)
 
Copyright © 2016 www.sisiberita.com | Mengupas Tuntas, Akurat Menyajikan Sisi Berita
Design by FBTemplates | BTT