BANDUNG, SIBER – Pemerintah Kota Bandung menyiapkan skema penempatan kerja bagi eks karyawan Kebun Binatang Bandung yang terdampak perubahan pengelolaan. Proses tersebut dilakukan dengan mencocokkan kompetensi pekerja dengan kebutuhan tenaga kerja di sejumlah perangkat daerah.
Langkah ini dilakukan setelah Faunaland melaksanakan asesmen terhadap eks karyawan Kebun Binatang Bandung. Dari 121 eks karyawan, sebanyak 57 orang tercatat sebagai pekerja terdampak dan telah dipetakan kompetensi serta pengalaman kerjanya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, mengatakan asesmen tersebut memberikan gambaran mengenai latar belakang dan kemampuan para pekerja yang selanjutnya menjadi bahan koordinasi untuk rencana penempatan.
“ Asesmen yang telah dilakukan oleh Faunaland memberikan gambaran mengenai kompetensi dan pengalaman kerja para eks karyawan Bandung Zoo,” kata Yayan.
Para eks karyawan memiliki pengalaman di berbagai bidang, seperti perawatan satwa, operasional, sarana dan prasarana, pertamanan, nutrisi satwa, pelayanan tiket dan administrasi.
Menurut Yayan, penempatan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perangkat daerah. Pola kerja yang disiapkan meliputi tenaga outsourcing maupun kontrak perorangan.
“Kebutuhan tenaga kerja di masing-masing perangkat daerah tentu berbeda, sehingga penempatannya akan disesuaikan dengan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki para eks karyawan,” ujarnya.
Pemkot Bandung berharap proses koordinasi lintas perangkat daerah tersebut dapat membuka peluang kerja yang sesuai bagi para pekerja terdampak sekaligus memberikan kejelasan mengenai keberlanjutan kesempatan kerja mereka.
Pemerintah Kota Bandung juga mengapresiasi asesmen yang dilakukan Faunaland sebagai bagian dari upaya mencari solusi bagi eks karyawan Kebun Binatang Bandung.
