Headline News

Bandung Raya

Nasional

Hot News

17 Maret 2026

BRI Region 9 Pererat Sinergi dengan PWI Jabar Lewat Paket Lebaran



BANDUNG, SIBER
 – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 9 Bandung memberikan paket Lebaran kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat dalam program “Berbagi Bahagia BRI dan Insan Pers Jawa Barat”.

Penyerahan paket dilakukan secara simbolis oleh Logistik, General Affair & Network Department Head BRI Region 9, Teguh Agung Prihadi, kepada Plt. Ketua PWI Jawa Barat, Ahmad Syukri, Senin (16/3), di Sekretariat PWI Jawa Barat, Kota Bandung.

Teguh Agung Prihadi mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam mempererat silaturahmi dan sinergi dengan insan pers, sekaligus bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Menurutnya, insan pers merupakan mitra strategis BRI dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat secara luas dan akurat.

Sementara itu, Ahmad Syukri menyampaikan apresiasi atas perhatian BRI. Ia menilai bantuan tersebut bukan sekadar bingkisan, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap kerja keras wartawan.

Ia berharap kemitraan antara BRI dan insan pers dapat terus berlanjut serta semakin memperkuat kolaborasi dalam mendukung penyampaian informasi kepada publik


9 Maret 2026

Pemkot Bandung Beri Tenggat Apjatel Rapikan Trotoar Bekas Galian

BANDUNG — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, meminta pekerjaan galian utilitas yang dilakukan penyedia jaringan telekomunikasi di sejumlah ruas jalan milik Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung segera diselesaikan. Pemerintah Kota Bandung memberikan tenggat waktu hingga **12 Maret 2026** bagi pihak terkait untuk menuntaskan pekerjaan tersebut.

Farhan meminta Telkom Indonesia serta Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) mempercepat proses pengerjaan sekaligus merapikan kembali kondisi trotoar yang telah digali.

Selain itu, ia juga meminta Apjatel menyampaikan secara terbuka kepada publik mengenai titik-titik pekerjaan yang telah selesai maupun yang masih dalam proses perapian.

Menurut Farhan, pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi memang penting untuk mendukung kebutuhan masyarakat. Namun proses pengerjaannya harus dilakukan secara tertib dengan tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan warga.

"Kami mendukung peningkatan infrastruktur, termasuk jaringan telekomunikasi. Namun pekerjaan di lapangan harus dikelola dengan baik. Kami meminta agar seluruh pekerjaan galian dapat diselesaikan paling lambat 12 Maret sehingga tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat," ujar Farhan, Minggu (8/3/2026).

Ia menuturkan, galian yang dibiarkan terlalu lama tanpa penyelesaian dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari kemacetan hingga potensi membahayakan pejalan kaki karena banyaknya titik galian di trotoar.

Karena itu, Farhan menekankan pentingnya koordinasi antara penyedia layanan jaringan dengan Pemkot Bandung agar setiap pekerjaan utilitas dapat direncanakan dengan baik dan tidak menimbulkan keluhan warga.

"Hal yang terpenting adalah bagaimana setiap pekerjaan dapat selesai tepat waktu, kemudian kondisi trotoar dikembalikan seperti semula sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman dan aman," katanya.

Farhan berharap seluruh pihak yang terlibat dapat mematuhi tenggat waktu yang telah ditetapkan sehingga pembangunan infrastruktur tetap berjalan tanpa mengorbankan kenyamanan masyarakat.

"Sekali lagi ini demi kenyamanan masyarakat pengguna jalan dan trotoar," tuturnya.


8 Maret 2026

Farhan Tegaskan BUMD Harus Jadi Teladan dalam Proyek Infrastruktur

BANDUNG — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, meminta badan usaha milik daerah (BUMD) segera merapikan hasil pekerjaan galian utilitas di sejumlah titik di Kota Bandung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang menggunakan jalan.

Instruksi tersebut ditujukan kepada PT Bandung Infra Investama (PT BII) dan PDAM Tirtawening Kota Bandung. Keduanya diminta memastikan seluruh pekerjaan galian yang telah selesai, terutama yang berkaitan dengan jaringan air dan utilitas lainnya, segera dirapikan kembali.

Farhan menegaskan, setiap pekerjaan pembangunan di ruang publik harus tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat. Karena itu, penataan kembali area bekas galian menjadi hal penting agar tidak menimbulkan gangguan berkepanjangan bagi warga.

"Pemkot Bandung pada prinsipnya mendukung pembangunan infrastruktur. Namun setelah pekerjaan selesai, kondisi jalan harus segera dirapikan kembali sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman," kata Farhan, Minggu (8/3/2026).

Sementara itu, PT BII diketahui telah menyelesaikan pembangunan jaringan utilitas IPT di 13 ruas jalan pada 5 Maret 2026. Meski demikian, perusahaan tetap melakukan kontrol terhadap hasil pekerjaan, khususnya terkait perapian dan kebersihan lingkungan proyek.

Farhan menambahkan, sebagai bagian dari pemerintah daerah, BUMD harus menjadi contoh dalam menjalankan pekerjaan infrastruktur yang tertib dan profesional serta memperhatikan dampak terhadap masyarakat.

"BUMD kita harus menjadi teladan. Setiap pekerjaan yang dilakukan harus diselesaikan dengan baik, termasuk memastikan bekas galian dirapikan dan dikembalikan ke kondisi yang layak," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi guna meminimalkan potensi masalah di lapangan. Menurutnya, perencanaan dan pengawasan yang baik akan membuat pembangunan infrastruktur berjalan selaras dengan kenyamanan warga.

"Koordinasi itu penting supaya tidak menimbulkan masalah di lapangan. Dengan perencanaan dan pengawasan yang baik, pembangunan bisa berjalan lancar dan warga tetap nyaman," pungkasnya.

Ragam

Mancanegara

Top 5

 
Copyright © 2016 www.sisiberita.com | Mengupas Tuntas, Akurat Menyajikan Sisi Berita
Design by FBTemplates | BTT