Headline News

3 Maret 2020

Jabar Siaga Satu Virus Corona, Ridwan Kamil Imbau Warga Tak Panik


Bandung, SIBERGubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menetapkan status siaga satu virus corona di Jabar. Status tersebut ditetapkan menyusul dua warga Indonesia positif terjangkit virus corona yang merupakan warga Depok.

"Ya, Kita posisi siaga satu virus corona di Jabar," ujar Gubernur, seperti diberitakan regional.kompas.com, Senin (2/3/2020).
Gubernur juga mengimbau masyarakat yang mengalami gejala seperti virus corona untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit rujukan utama di 27 kabupaten/kota di Jabar.
"Semua rumah sakit di 27 daerah itu rumah sakit utama. Saya imbau, warga yang mengalami atau melihat gelaja-gelaja mirip (karena susah dibedakan flu atau corona) untuk segera mengecek," tuturnya.
Ia pun menugaskan tim medis Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk memeriksa serta mengambil sampel warga yang mempunyai gejala corona. Hal tersebut guna memastikan pasien tersebut positif atau negatif terpapar virus corona.
"Nanti tim dari RSHS akan mem-follow up, termasuk yang akan mengirim sampel apakah teridentifikasi positif atau negatif, itu akan dilakukan," tuturnya.
Meski demikian, ia mengimbau masyarakat agar tidak panik. Ia memastikan, pemerintah segera menerapkan langkah antisipasi guna menekan gejala penularan. Ia pun mendorong masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan kebugaran fisik guna meningkatkan imunitas tubuh.
"Jangan lupa saling mendoakan agar kita dijauhkan dari marabahaya," imbaunya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Berli Hamdani mengatakan, pihaknya tengah melacak orang-orang yang melakukan kontak fisik dengan dua warga yang positif terkena virus corona. Apabila ada warga yang dipastikan berinteraksi dengan dua pasien tersebut maka warga tersebut akan dipantau secara intensif.
"Kalau dipastikan ada kontak dengan pasien tersebut maka masuk dalam pemantauan selama 14 hari," ujarnya.
Kemudian, apabila timbul gejala yang mirip dengan pasien virus corona, tim medis akan langsung melakukan pengawasan serta pemeriksaan laboratorium. Hal ini guna memastikan apakah pasien yang suspect tersebut benar-benar terjangkit virus corona.*

Renungan ""

"Dan orang-orang yang apabila melakukan kejahatan atau mengianiaya dirinya sendiri, mereka lalu ingat kepada Allah, kemudian memohonkan pengampunan kerana dosa-dosa mereka itu. Siapakah lagi yang dapat mengampuni dosa-dosa itu selain Allah? Dan mereka tidak terus-menerus mengulangi perbuatan yang jahat itu, sedang mereka mengetahui." (QS. Ali-lmran: 135)
 
Copyright © 2016 www.sisiberita.com | Mengupas Tuntas, Akurat Menyajikan Sisi Berita
Design by FBTemplates | BTT