Headline News

Bandung Raya

Nasional

Hot News

19 April 2024

Wahyu Mijaya Hadiri Silaturahmi Idulfitri 1445 Hijriah

 


BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) menggelar Silaturahmi Idulfitri 1445 Hijriah di Aula Ki Hajar Dewantara Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Jumat (19/4/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh keluarga besar Disdik Jabar, tak terkecuali pejabat di lingkungan Disdik Jabar terdahulu.

Kadisdik Jabar, Wahyu Mijaya mengatakan, dengan silaturahmi ini diharapkan mampu menguatkan kebersamaan untuk pelayanan pendidikan yang lebih baik. "Jadi, hari ini bukan hanya dengan pegawai yang ada, tetapi juga dihadiri oleh sesepuh, senior-senior, kepala dinas, sekretaris dinas, dan kepala bidang di periode sebelumnya," ujarnya.

Proses yang dilakukan saat ini, menurutnya, tak lepas dari fondasi yang sudah ditanamkan oleh para pendahulu. "Maka, tetap kuatkan fondasi, terus berubah, dan transformasi yang terus belanjut," katanya.

Ibarat gawai yang terus mengalami pembaruan fitur, tambah Kadisdik, proses yang dilakukan oleh Disdik Jabar tidak saling menghilangkan, tetapi saling menguatkan. "Kami akan melanjutkan fondasi yang ditanamkan bapak/ibu semua. Kita lakukan penyesuaian dengan perubahan zaman, itu yang harus dilakukan bersama," tuturnya. 

Kadisdik juga mengajak seluruh pemangku dan pemerhati di bidang pendidikan untuk sama-sama menguatkan kolaborasi guna memberikan pendidikan terbaik untuk Jabar. "Insya Allah, ini semua untuk masyarakat sehingga menjadikan putra-putri kita terdidik dan terbaik," ajaknya.

Di momen yang hangat ini, Kadisdik secara pribadi dan lembaga juga memohon maaf lahir dan batin. Di akhir acara, Kadisdik beserta jajaran bersalam-salaman dengan seluruh keluarga besar Disdik Jabar.***

18 April 2024

Pemkot Bandung Siap Dukung Target Jabar Swasembada Pangan Nasional Tahun 2024

BANDUNG - Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menyampaikan siap mendukung target Jawa Barat menjadi salah satu daerah Swasembada Pangan Nasional. 

"Kami Pemerintah Kota Bandung siap mendukung program kick off tersebut," ucap Bambang di sela Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan dan Produktivitas Pertanian di Jawa Barat, di Gedung Sate, Kamis, 18 April 2024.

Dalam rapat tersebut, Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menyampaikan hal yang harus diperhatikan dalam swasembada pangan.

"Ketahanan pangan harus kita perhatikan. Jika ingin bicara tentang swasembada pangan kita harus melihat realistis kestabilannya," ucap Bey.

Menurutnya, kestabilan pangan bisa tercapai, salah satunya dengan melakukan pompanisasi.

"Kementerian Pertanian telah membebaskan pompaniasasi di Jawa Barat. Oleh karenanya kita bisa mengoptimalkan air demi hasil pangan khususnya padi," jelas Bey.

Pompanisasi ini, kata Bey, difungsikan untuk Lahan Sawah Tadah Hujan. Sehingga Sawah Tadah Hujan ini menjadi penopang beras di Jawa Barat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman menyampaikan, berdasarkan Neraca pangan Provinsi Jawa Barat 2024 potensi produksi untuk beras mencapi 7,2 juta ton sedangkan kebutuhan Jabar adalah 6,8 juta ton.

"Artinya Jabar punya potensi surplus beras," katanya.

Dekranasda Kota Bandung Siap Bantu UMKM Naik Kelas

BANDUNG - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung terus meningkatkan akselerasi soal produk lokal. Kota Bandung sebagai pelayan jasa dan pariwisata diyakini mampu meningkatkan citra produk lokal di Indonesia bahkan mancanegara.  

"Kota Bandung ini kota jasa dan pariwisata. Ini harus diterjemahkan secara detail, satu diantaranya keberadaan Dekranasda," kata Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono pada kegiatan Silaturahmi Dekranasda Kota Bandung, di Galeri Patrakomala, Kamis 18 April 2024. 

Ia mengungkapkan, di Kota Bandung tercatat ada 11 ribu pengusaha kecil dan menengah. Oleh karenanya, Dekranasda Kota Bandung harus memiliki peran pembinaan promosi.

Saat ini, Kota Bandung memiliki 3 galeri yang menghadirkan berbagai macam produk lokal di Kota Bandung. Mulai dari Galeri Patrakomala, Jalan Jakarta, Galeri Dekranasda, di MPP, Jalan Cianjur dan Salapak Mirkoshop, di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang. 

Meskipun terdapat berbagai galeri, Bambang menegaskan perlu evaluasi untuk peningkatan branding produk lokal terus berakselerasi. 
 
"Kita sama-sama evaluasi. Saya pikir semua sepakat harus naik kelas. Bagaimana caranya? Harus berbenah diri jangan ada rasa puas. Ini motivasi untuk semua," tegasnya. 

Di tempat yang sama, Penjabat Ketua Dekranasda Kota Bandung, Linda Nurani Hapsah mengungkapkan, Dekranasda Kota Bandung saat ini tengah masuk dalam kelas akselerasi. Yakni dengan menggelar beragam pelatihan.

Hal ini, menurut Linda menjadi pematik awal untuk agenda selanjutnya lebih masif. 

"Bulan Ramadan itu, Dekranasda berhasil melaksanakan Bazzar Ramadan. Dari kegiatan itu, kita akan evaluasi mulai kelas daya saing, termasuk jenis produk yang penyesuaian harga," ungkapnya.  

Ia pun berharap, para pengurus tetap semangat memberikan ilmu kepada para pelaku UMKM baik yang baru maupun yang sudah berjalan. 

"Soal menambah capaian omzet, kita berikan pelatihan, edukasi sehingga mereka lebih pahan dan gesit untuk berjualan. Kita lebih jauh populerkan bisnisnya. Beda antara strategi marketing dengan strategi bisnis," tutur Linda. 

Ragam

Mancanegara

Top 5

 
Copyright © 2016 www.sisiberita.com | Mengupas Tuntas, Akurat Menyajikan Sisi Berita
Design by FBTemplates | BTT