Headline News

Bandung Raya

Nasional

Hot News

Sabtu, 02 Juli 2022

Pasar Antik Cikapundung: Lokasi Tepat Berburu Barang Vintage

BANDUNG - Kota Bandung yang kental akan sejarahnya, sudah barang tentu menjadi surga bagi siapapun yang mencintai hal-hal yang berkaitan dengan sejarah. Mulai dari bangunan hingga ragam aksesori yang ada sejak puluhan tahun lalu. 


Berlokasi di Jalan ABC Blok U-1, Braga, Sumur Bandung, Kota Bandung, Pasar Cikapundung menjajakan ragam barang antik. 


Mulai dari uang koin zaman dulu hingga kamera tahun 50-an. Sehingga tempat ini menjadi tempat berkumpulnya ragam aksesori yang telah melewati ragam zaman. 


Salah satu penjual barang antik di Pasar Cikapundung, Yosep Tobing mengatakan, tokonya menyediakan ragam barang antik dari masa ke masa.


"Saya jualan barang-barang vintage dari tahun 50 sampai 90-an. Seperti jam, kamera analog, piringan hitam, terus ada pajangan-pajangan kecil juga," katanya.


Yosep mengaku mendapatkan barang dagangannya dari sejumlah daerah di Indonesia. Bahkan ada yang didapatkan dari luar negeri. 


"Dapatnya kita dari luar kota, sampai luar negeri juga ada. Kita memilih untuk cari sendiri, langsung turun ke jalan," ungkapnya.


Kisaran harga barang antik dibanderol mulai dari Rp100.000 sampai jutaan. 


Menurut Yosep, peminat barang antik dewasa ini makin bertambah, bukan hanya kolektor saja yang datang mencari barang tua ini, tetapi anak muda.


Anak muda mulai tertarik dengan barang vintage karena tren mengoleksi barang vintage kembali mencuat.


Salah satu pengunjung, Nisa merasa senang dengan adanya pasar antik ini karena dapat membuat dirinya merasakan vibes masa lalu. 


"Saya senang sekali nemu pasar ini, soalnya kaya saya jadi ikut ada di zaman ketika barang-barang ini masih jadi barang baru, terus barang-barangnya pun unik-unik," ujarnya.


So, untuk yang merasa vintage banget, atau seorang kolektor barang-barang vintage, Pasar Cikapundung lantai 3 harus menjadi tujuan.

Jumat, 01 Juli 2022

Maksimalkan Layanan Publik , Pemkot Bandung Adopsi MPP Kabupaten Badung

BANDUNG - Saat ini transformasi layanan publik mengarah ke sentralisasi pelayanan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Pelayanan publik dari instansi pemerintah baik vertikal maupun horizontal pun diintegrasikan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP).

Atas hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melaksanakan studi tiru ke Pemerintah Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Jumat 1 Juli 2022. 

"Alhamdulillah, ternyata sangat banyak yang kami bisa dapatkan. Kami bisa tiru dan bisa modifikasi di MPP Kota Bandung yang baru terbangun 2020," ujar Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Menurut Yana, hadirnya MPP memudahkan, mempercepat, dan dapat mengurangi interaksi sehingga dapat menciptakan zona integritas. 

"Ternyata luar biasa. Masyarakat yang akan mendapatkan pelayanan di MPP ternyata juga harus menandatangani Pakta Integritas dari si pemberi pelayanan (Pemerintah)," ungkapnya. 

Ia mengatakan, ada beberapa hal lain yang akan diadopsi guna mengoptimalkan pelayanan di MPP Kota Bandung demi tercapainya pelayanan publik yang maksimal. 

"Mudah-mudahan ini salah satu hal yang kami akan terapkan di MPP. Termasuk tadi ada beberapa hal juga yang kita akan semakin sempurnakan MPP Kota Bandung. Untuk sebaik-baiknya memberi manfaat bagi masyarakat kota bandung," beber Yana. 

Menurutnya, dengan adanya penandatanganan Pakta Integritas oleh dua pihak, baik penerima dan pemberi pelayanan bisa meminimalisir tindakan gratifikasi yang berpotensi merugikan negara. 

"Kami memberikan pelayanan harus membuat Pakta Integritas, tapi kalau penerima pelayanan tidak melakukan pakta integritas mungkin saja (gratifikasi) karena ada ketidakseimbangan," katanya. 

"Jadi, bukan sekedar kami pemberi pelayanan melainkan, penerima pelayanan juga harus melakukan pakta integritas untuk tidak boleh menggoda (gratifikasi)," tambah Yana. 

Perlu diketahui, satu hal yang paling menonjol yaitu penerapan pakta integritas yang diterapkan kedua belah pihak. Baik itu pemerintah sebagai pemberi pelayanan dan masyarakat sebagai penerima pelayanan. 

Pakta Integritas merupakan sebuah aturan yang salah satunya tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 49 Tahun 2011. 

Utamanya, peraturan ini bertujuan untuk meminimalisir tindakan gratifikasi dalam mengurus perizinan maupun keperluan lain yang melibatkan pemerintahan. 

Kabupaten Badung sebagai salah satu Kabupaten di Indonesia yang memiliki MPP beralamat di Sempidi, Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali sebagai MPP terbaik di indonesia yang diakui oleh Menteri Dalam Negeri ketika melakukan kunjungan pada Januari 2022.

Untuk diketahui, dalam studi tiru tersebut Wali Kota Bandung Yana Mulyana diajak berkeliling oleh Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Badung, I Made Agus Aryawan untuk meninjau pelayanan publik di lokasi tersebut. 

MPP ketiga di Bali ini menyediakan 121 jenis layanan yang diberikan 24 instansi pemerintah, BUMD/N maupun swasta. Layanan tersebut antara lain layanan perizinan, paspor, SIM, BPJS, perpajakan, pertanahan, kejaksaan, pelayanan ticketing dari Garuda Indonesia, perbankan dari BRI, dan lainnya.

Selain itu, MPP Kabupaten Badung beberapa kali menerima penghargaan sebagai pelayanan publik terbaik salahsatunya dari MarkPlus,Inc berupa Penghargaan Public Service Award of The Yaer Bali 2020.

Saat ini, Kota Bandung memiliki 2 gerai MPP yang bisa melayani 26 keperluan perizinan dan berlokasi di Jalan Cianjur untuk daerah pusat kota dan MPP Summarecon untuk melayani permintaan di kawasan timur Kota Bandung. 

Berikut daftar lengkap 26 Pelayanan di MPP Jalan Cianjur, Kota Bandung:
1. Disnaker Kota Bandung
2. Disdagin Kota Bandung
3. DPKP3 Kota Bandung
4. Disdukcapil Kota Bandung
5. Diskominfo Kota Bandung
6.Distaru Kota Bandung
7. Polrestabes Kota Bandung
8. Kemenkumham Kanwil Jawa Barat (Ditjen AHU & Ditjen HAKI)
9. Kantor imigrasi kelas 1 Kota Bandung
10. Kementerian Agama Kota Bandung
11. Kantor Agraria (ATR/BPN) Kota Bandung
12. DPMPTSP Provinsi Jawa Barat
13. BAPENDA Provinsi Jawa Barat
14. BAPENDA Kota Bandung
15. BNN Kota Bandung
16. BPJS Kesehatan
17. BPJS Ketenagakerjaan
18. BPPOM
19. PT PLN UP3 Kota Bandung
20. PT Pos
21. PDAM Tirtawening Kota Bandung
22. Bank Bandung
23. Bank Mandiri
24. Bank BJB
25. Pojok UMKM Diskop UKM Kota Bandung
26. Pojok Investasi DPMPTSP Kota Bandung. 

Manfaatkan Lahan Kosong, Pemkot Bandung Terus Tambah RTH

BANDUNG - Pemanfaatan lahan kosong menjadi ruang terbuka hijau (RTH) terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Terbaru, Pemkot Bandung tengah membangun RTH di Kawasan Kelurahan Binong Kecamatan Batununggal. RTH tersebut dibangun di lahan bekas penertiban bantaran sungai.

Di lokasi itu, Pemkot Bandung akan membangun sarana olahraga dan tempat pariwisata.

"Lahan publik dikembalikan lagi menjadi ruang dan kemanfaatan untuk publik. Ada tempat pariwisata dan sarana olahraga," kata Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna saat meninjau kawasan Binong, Jumat 1 Juli 2022.

Ema berharap, hadirnya fasilitas ruang terbuka publik dapat meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat.

"Masyarakat bisa benar-benar memanfaatkan dengan maksimal. Mudah-mudahan dengan difasilitasi seperti ini indeks kebahagiaan masyarakat akan meningkat," katanya.

Meski begitu, ada beberapa hal yang harus segera diperbaiki. Salah satunya yaitu dari aspek keamanan bantaran sungai.

"Meskipun ada beberapa hal yang harus segera diprogres. Contoh aspek keamanan di sekitar bantaran sungai. Kalau orang tidak konsentrasi bisa jatuh ke sungai, di PIPPK cukup berat kita dorong dari DSDABM (Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga)," ucapnya.

Sementara itu, Kepala DSDABM Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan, pembangunan RTH di Kelurahan Binong merupakan tindak lanjut dari penertiban oleh Sektor 22 Citarum Harum.

Saat ini, Didi mengaku telah mempercepat pengembangan kawasan yang telah ditertibkan menjadi kawasan wisata masyarakat dan sarana edukasi.

"Awalnya bangunan liar, dibereskan, disulap menjadi sarana wisata dan edukasi masyarakat," kata Didi

"Karena kalau ada ruang yang tidak terdefinisikan itu bahaya ya bisa dikonotasikan negatif. Kita mempercepat untuk pengembangan kawasan yang telah diterbitkan," lanjutnya

Didi mengatakan RTH di Kelurahan Binong dibangun di lahan seluas 1367 meter. Akan ada beberapa fasilitas yang dibangun diantaranya track sepeda dan aquascape atau taman bawah air.

"Selain itu akan ada hutan kota cikapundung dan pengolahan air bersih," ucapnya.

Rencananya, RTH tersebut akan diresmikan tanggal 24 Juli 2022 dan akan dinamakan Ciko Arena 1 atau Cikapundung Kolot Arena 1.

Pembangunan RTH tersebut disambut antusias warga, salah satunya dari Royanto, ketua RW 06 kelurahan Binong.

"Alhamdulillah warga menyambut baik, kedepannya juga bisa dimanfaatkan warga. Selain itu juga ekonomi masyarakat bisa diberdayakan," katanya 

"Mudah-mudahan bisa dikelola warga sekitar," lanjutnya. 

Olahraga

Mancanegara

Top 5

 
Copyright © 2016 www.sisiberita.com | Mengupas Tuntas, Akurat Menyajikan Sisi Berita
Design by FBTemplates | BTT